Monday, 14 October 2013

Sekadar Celotehan Malam

Capek
Iya satu kata itu yang kini tengah menghinggapi raga dan jiwa ini
Capek karna selalu menyayangi orang lain tapi tak pernah disayangi oleh orang lain eemm atau mungkin disayangi tapi ga sadar? Entahlah ._.
Dari dulu perasaan, selalu dan selalu menyayangi seorang laki-laki. Bukan laki-laki sih tapi lebih ke cowok dan apa akhirnya? SAKIT HATI. Iya benar. Dua kata itu yang selalu terjadi.
Kalau sekarang? Mungkin tidak. Maybe. Aku juga gatau. ABSURD banget pokoknya.
Hidup berasa FLAT BANGET. Ga ada tantangan apapun. Karna ga ada tantangan itulah yang mungkin membuat CAPEK. Toh hidup juga butuh tantangan kan?
Kadang sebagai manusia itu berdosa banget ya? Udah dikasih hidup yang santai, ngeluh. Dikasih hidup yang sibuk, ngeluh. Lalu apa yang diinginkan manusia sebenarnya?
Bukankah Allah SWT Sang Maha Pemberi Hidup telah menakdirkan segalanya tentang kita? Iya memang sudah mentakdirkan tapi toh juga kita sendiri yang menentukan jalan hidup kita masing-masing. Bukan orang lain. Banyak orang yang mengikuti perkataan orang lain. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai panutan. Akhirnya apa? Mereka tak percaya dengan kata hatinya. Padahal kata hati itu selalu benar. Karna tak mengikuti kata hati inilah yang biasanya menimbulkan masalah. Problems. Banyak diluar sana yang mempunyai masalah yang jauh lebih berat dibandingkan masalah kita.
Jadi, kalau aku pikir sih masalah cowok itu belum seberapa dibandingkan masalah orang-orang diluar sana yang lebih berat dibanding aku dan kita.
Semua orang itu terlahir tidak sempurna. Bisa tidak sempurna lahir atau batinnya. Tapi setidak sempurnanya seseorang pasti punya kelebihan kan? Salah kalau seseorang menuntut orang lain harus sempurna seperti yang ia mau. Salah Besar !!!
Misalnya untuk masalah pendamping hidup. Biasanya kita menetapkan bermacam-macam kriteria untuk itu. Misal A cowok, dia ingin perempuan yang bisa masak, yang cantik akhlaknya, yang pintar dan B cewek, ingin laki-laki yang pintar, yang baik, yang sholeh, yang mapan. Tapi memang kita bisa menemukan semua kriteria yang kita tetapkan itu hanya pada satu orang saja? TIDAK !!! Karna tidak ada orang yang sempurna. Kesempurnaan itu hanya milik Sang Pencipta, Allah SWT.
Kalau pada awalnya kita mengalami nasib buruk atau sesuatu yang buruk atau bertemu dengan orang yang tidak tepat, itu karena Allah SWT sayang kita. Dia ingin memberikan pelajaran hidup pada kita. Dia menginginkan kita menjadi makhluk yang berkualitas dan taat kepada-Nya. Ya seharusnya sih kita ga ngeluh atas semua itu. SEHARUSNYA LHO :) Percayalah suatu hari nanti, apa yang kita mau pasti terwujud meskipun tak sama persis seperti apa yang kita mau.
Inti dari celotehan aku diatas adalah
     Wanita yang baik itu untuk Laki-Laki yang baik. Syukuri apapun yang kita peroleh walaupun terkadang kita mengeluh atas apa yang kita peroleh dan jangan meminta seseorang yang sempurna karna manusia tidak ada yang sempurna. Sekian ^^

Coretan tentang Kamu, Mas

Ya kembali pada blog, kembali dan kembali lagi. Kalau kembali kesini itu bukan karna apa-apa tapi cuma karna ingin menuangkan isi hati aja. Gak tau harus cerita kesiapa, mungkin ya cuma sama Allah swt dan blog ini :). Iya memang, aku sendiri sedang menghindar dari "hiruk pikuk" dunia maya terutama twitter. Twitter akhir-akhir ini memang dijadikan tempat "buang sampah" olehku.
That's right. Masalah gebetan yang tak peka. Aku mengenalnya itu udah dari ospek universitas kira-kira 2 tahun yang lalu itupun ga sengaja. Kita kenalpun cuma lewat dunia maya atau bahasa kerennya itu "SOSIAL MEDIA" dan itu berlanjut hingga kami masuk kuliah. Tak diduga, aku dan dia ternyata satu fakultas, Fakultas Hukum UII angkatan 2011 tapi ya kita hanya kenal sebatas sosial media aja gak lebih dari itu. Lucu ya, satu angkatan, satu fakultas dan satu jurusan juga tapi tak saling mengenal di dunia nyata. Kita beda kelas. Dia kelas G dan Aku kelas D. Semenjak ospek itu kitapun renggang, sibuk dengan urusan pribadi masing-masing. Aku kenal dia pun dari Facebook bukan dari Twitter karna ya pada waktu itu kan Facebook lagi booming2nya.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan (alay hahaha) kita pun entah darimana mulainya, bertemu lagi dan itu di dunia maya. Lagi-lagi di dunia maya. Kayaknya emang aku harus bersyukur deh sama dunia maya ini ^_^ Semakin hari semakin banyak yg ditanyain sampai suatu hari aku cerita ke dia tentang aku suka sama siapa dan aku memang bisa dibilang terlalu aktif atau hiperaktif malah di dunia maya. Semua yg kurasain kucurahkan semua di twitter. Nah di jaman ini udah kenal twitter broo. Aku follow dia dan dia follback. Panjang banget lah ceritanya. Intinya aku suka dia itu mulai semester 3. Jadi urutannya, suka dia terus suka temennya (Mas Jawa panggilannya tapi sekarang udah sebel), suka dia lagi, suka mas behel dan suka dia lagi sampai sekarang dan selama itu pula aku lebih sering menjadi SECRET ADMIRER atau PEMUJA RAHASIA.
Aku inget waktu aku bilang lewat twitter kalau aku tau dia tapi takut buat nyapa terus dia bilang kenapa ga nyapa aja. Kayak dilempar semangka rasanya tau dia ngomong gitu. Selang 2 hari aku nyapa dia. Skip skip skip skip :p Kira-kira dua bulan yang lalu aku sering banget ngodein dia tapi dia selalu ga ngrasa. Malah temennya yang ngrasa -__- Dia malah bilang "kenapa ga dideketin aja wul?" Hah ini pasti dia ga ngrasa, ini tuh buat kamu Mas :( batinku dan bla bla bla *terlalu panjang buat diketik, capek hehehe*
Nah kemarin itu kucoba untuk bertanya ke dia, kalau misalnya ada cewek yang suka sama kamu tapi dia ga berani bilang, kamu bakal ngejauhin dia atau gimana dan sesuai dugaanku yang mikir pasti dia bakal aneh-aneh dan benar aja, dia malah nyebutin kriteria "perempuannya". Ada 4 : pinter, nyaman, bisa masak dan ga males. Deg aku langsung kecil hati banget dong. Gimana nggak, aku cuma bisa menuhin 2 dari 4 kriterianya, cuma pinter sama nyaman aja (ga sombong sih :p). Yang masak, aku ga begitu bisa masak. Ya bisa sih tapi selain makanan berat2, cuma bisa masakan yg dimasak sama ibu doang dan yang kriteria ga males itu kalo lagi ga kumat sih tapi kalo lagi kumat malesnya ya wassalam. Otomatis aku mundur dong tapi yang bikin bingung sih ngapain dia nyebutin kriterianya ke aku coba? Itu sebuah penolakan halus atau gimana? -______- Sakit hati sih nggak, kecewa ga begitu tapi ya lebih ke bingung itu tadi.
Maaf ya Mas kalau aku harus menjauhimu sementara waktu ini dengan cara yang mungkin konyol untuk mengubur rasaku kepadamu. Semoga dengan ini kamu bisa sadar dan menjelaskan apa yang rasakan padaku meski itu pahit. Tak apa asal kita masih bisa menjadi teman.

Ada sesuatu yang kutulis sendiri untukmu, Mas. Semoga suatu hari nanti kau membacanya ^^

Aku selalu tersenyum melihat tingkahmu
Aku selalu tersenyum melihat wajahmu
Aku selalu tersenyum melihat senyum dan tawa yang tergambar di bibirmu itu
Aku selalu tersenyum melihat dan membaca twittmu 
Aku selalu tersenyum melihat dan membaca balasan mention darimu
Aku selalu tersenyum melihat segala hal tentang impian masa depanmu
dan Aku selalu tersenyum apapun tentangmu
Semoga kau mendapat wanita seperti impianmu yang kau utarakan padaku kemarin
Aku menyerah karna Aku hanya memenuhi setengah saja dari kriteria "wanita masa depanmu"
Tak apa, Mas
Aku tak sakit, Aku tak sedih, Aku tak menangis
Aku masih bisa tersenyum untukmu
Tak apa, Mas
Aku takkan menyerah untuk menjadi teman baikmu
Tetaplah ada didekatku walau suatu hari nanti kau telah menemukan "wanita" itu
karna Aku akan tetap tersenyum untukmu :)

Aku menyukainya bukan karna tampang atau materi yang dimiliki dia. Aku menyukainya karna kebaikan hatinya, kepintarannya, kerendahan hatinya dan tingkah lakunya yang berbeda sekali dari laki-laki jaman sekarang. Semua itulah yang patut untuk kuperjuangkan sekuat hati. Ya. Aku memperjuangkan dan menunggumu, Mas :') Dalam waktuku bersimpuh dan bersujud menghadap-NYA, selalu kusebut namamu tentu saja setelah nama kedua orang tuaku dan adikku. Impianmu dan impianku, obsesimu dan obsesiku sama. Hanya ada beberapa perbedaan diantara kita. Kadang Aku merasa Aku tak pantas untukmu, Mas tapi kuserahkan semuanya pada Tuhan Semesta Alam.
Hemmm ya udah Mas, semoga kamu dapat "perempuan" yang sesuai kriteriamu itu. Kalaupun itu aku ya masih aku tunggu tindakanmu selanjutnya :)