Sunday, 4 May 2014

Datang lagi. Datang kembali

Dan
Entah keberapa kalinya aku merindukanmu, Mas
Mungkin untuk kesekian kalinya
Ke seratus
Ke seribu?
Ke seratus ribu?
atau mungkin berjuta-juta kali ku merindukanmu
di Kota yang sama, Yogyakarta.
Siang ini, entah mengapa rasa rindu itu datang kembali
Membuka kembali lubang berisi kenangan yang tak terurus itu
Lubang kenangan yang sudah kututup dengan susah payah
Mengumpulkan kembali sisa-sisa perasaan yang tergeletak tak berdaya
meletakkannya dalam lubang itu.
dan kupikir lubang itu takkan pernah terbuka. Selamanya.
tapi aku salah. Ternyata lubang itu kini terbuka.
Sang kenangan itu mencoba keluar dari dalamnya
dan kini kenangan itu telah keluar seutuhnya. Menjerat setiap jengkal perasaan yang tersisa.
Mencoba menguasai hati yg kini telah utuh, yang kini telah baru.
sampai kapan perasaan itu akan menguasai hati dan perasaan ini?
Entahlah

Yogyakarta, Kota Romantis dan Istimewa
4 Mei 2014