hanya sebuah tempat curahan hati dan pelarian diri dari hingar bingar dunia nyata
Sunday, 22 June 2014
Coretan sederhana sore ini
Aku memang selalu tertawa diluar. Menyembunyikan setiap kesedihan dan ketidaksukaan yang kurasakan. Mungkin orang-orang diluar sana hanya tahu aku diluar saja. Hanya tahu bahwa aku selalu bercanda, aku selalu tertawa, aku cerewet tapi mereka tidak tahu apa sebenarnya yang kurasakan. Aku memendam suatu perasaan yang tak orang lain tahu. Ada suatu hal yang kurasakan sejak lama. Ada hal yang membuatku harus menahan perasaan tersebut. Jujur aku lelah. Aku capek. Aku butuh ayah dan ibu. Aku butuh semangat dari mereka saat ini. Aku butuh suntikan semangat dari mereka. Entah mengapa malam ini begitu merindukan mereka. Menangis melihat wajah mereka yang lelah dalam selembar foto. Melihat wajah tua mereka. Melihat segala harapan dan impian yang disematkan di pundak rapuh ini. Dipundak yang pemiliknya sendiripun ragu untuk memikulnya. Pundak yang selama ini mereka kira kuat sebenarnya rapuh didalam. Suatu hari pasti kedua pundak itu akan lelah memikulnya. Memikul semua beban hidup. Ya aku mengeluh. Aku sering mengeluh. Mengeluh dan mengeluh. Aku berada dalam titik terlelah dalam hidup yang selama ini kujalani. Kemana aku harus mencari penopangnya? Seperti teman yang tak hanya melihatku dari luar saja tapi juga dari dalam. Seperti pria yang mampu mendewasakan diri dan pikiran ini. Seperti awan mendung ditengah teriknya matahari. Seperti oase ditengah gurun pasir dan seperti bunga disaat musim gugur.
Subscribe to:
Comments (Atom)