Friday, 11 January 2013

lagi, lagi dan lagi

dan lagi
lagi dan lagi
kenapa sih harus selalu menjadi korban?
kenapa sih harus ada dipihak yang disalahkan?
kenapa dan kenapa?
marah membanting pintu di depanku, berasa aku nggak punya hati
nggak punya perasaan padahal aku sendiri tak tahu penyebab sebenarnya
iya selama ini aku selalu diam, aku selalu bersandiwara tapi aku diam dan bersandiwara itu karna aku tak ingin menimbulkan masalah, karna aku hanya nggak ingin di cap sebagai orang yang munafik
kalau menurutmu aku munafik, kalau menurutmu aku ini sebagai penyebab dari semua masalah silakan karna itu hak kamu tapi asal kamu tahu bahwa sebenarnya aku tak seperti itu. Itu semua hanya pikiranmu saja tentangku.
kamu, bahkan kamu nggak tahu kan bahwa selama ini aku menangis tentang perlakuanmu dan perlakuan mereka. Harusnya aku yang marah, aku yang membanting pintu karna selama ini aku berada pada pihak yang terluka. apa harus aku menangis di depanmu? menangis dihadapanmu agar kau tahu yang sebenarnya? haruskah itu kulakukan? walaupun kamu menganggapku begitu, menganggapku sebagai orang yang nggak punya hati, sebagai orang yang munafik tapi jujur aku tak pernah membencimu. yang aku sesali adalah sikapmu yang membenciku dan semua hal yang membuatmu benci padaku dan tidak menyukaiku karna aku tahu kamu adalah orang baik yang terpengaruh dengan omongan2 diluar tentang hal tentang aku yang tidak benar.

No comments:

Post a Comment