Bintang...kenapa
tadi dia nggak masuk ? padahal aku begitu menyukai senyum yang dia punya. Dan
apakah ucapan Salsa tadi adalah benar ? apakah aku benar-benar menyukainya ?
Aku
terdiam beberapa saat. Memandang langit yang tertutup mendung namun aku yakin
dibaliknya terdapat bintang-bintang yang bersinar begitu terang. Sangat terang
sehingga aku bisa melihatnya dari sini walau jarak aku dan bintang disana
sangatlah jauh.
Sudah
dua hari ini Bintang tidak masuk sekolah karna sakit. Kali ini aku benar-benar
kehilangan dia. Kini aku sadar kalau aku bukan hanya menyukainya namun aku
telah jatuh cinta padanya. Malam ini mendung menghilang dari langit malam ini. Kini
dapat kulihat ribuan bintang yang berkelap kelip diatas sana seolah menyapaku
yang sedang duduk sendiri merindukan seseorang. Hpku kembali berdering.
Received 1 message. Kuambil lalu kubuka. Ternyata dari nomor yang sama dengan
nomor yang mengirimiku bintang kertas beberapa bulan yang lalu.
Buka
pintu rumahmu karna ada sesuatu untukmu.
Aku segera turun dan betapa
kagetnya aku ketika melihat......
“Bintang
!!!” ucapku kaget
“Naya....ini
kubuatkan bintang kertas lagi. Biar bintangmu tidak hanya satu dan bintangmu
tidak merasa kesepian,” jawab Bintang dengan sedikit tersenyum. Oh...Tuhan !!
Apa benar ini....
“Nay..Naya
?? Gimana kabarmu ? Apa kamu baik-baik aja ?” tanya Bintang sambil menepuk
pundakku.
“Iiiyya...aku
baik-baik aja kok. Tapi darimana kamu tau...” belum selesai aku menjawab
tiba-tiba Bintang berkata,” Naya...aku cuma pengen kamu tau kalau aku itu
sayang sama kamu. Apa kamu mau menerimanya ?”
Aku
terdiam cukup lama lalu aku tersadar bahwa Bintang sedang menunggu jawaban
dariku. Aku pun mengangguk dan Bintang pun tersenyum senang. “Ini satu lagi
bintang kertas untukmu dan aku juga membuat dua bintang untukku sendiri. Jadi
aku pegang 2 kamu pegang 2 biar kamu nggak merasa kesepian. Bintangku kuberi
nama Naya. Agar aku dapat selalu mengingatmu dimana pun ku berada.”
“Tapi
darimana kamu tahu kalau aku suka dengan bintang ? dan darimana kamu tahu kalau
aku tinggal disini ?”
“Itu
semua nggak penting, Nay. Yang paling penting kamu bahagia dan aku rela
melakukan apapun asal kamu bahagia.”
Aku
merasa wajahku memerah dan tanpa kusadari ternyata malam semakin larut. Bintang
pun menyadari hal itu dan dia segera berpamitan pulang.
***
masih ada part 4nya, tunggu ya gak lama kok :D
No comments:
Post a Comment